Sandiwara Cengeng Pak Beye
Pada tahun 2003 beredar kabar bahwa Megawati Soekarnoputri yang saat itu menjabat sebagai presiden RI akan dibunuh. Isu tersebut demikian menguat jika dikaitkan dengan peledakan bom di beberapa daerah di Indonesia. Sebagai orang yang terancam Mega tidak pernah mengomentari isu tersebut, apalagi sebagai presiden, karena akan menunjukkan kelemahannya sebagai pemimpin.
Padahal bisa saja ia mengungkapkan ancaman tersebut, dengan tujuan menarik simpati rakyat untuk mendukungnya pada Pilpres 2004. Hal yang sangat berbeda justru ditunjukkan oleh SBY. Tahun ini saja sudah tiga kali ia mengeluh karena terancam.
Pertama, lewat isu ABS-nya. Kedua pengakuan bahwa sering mengalami serangan sihir. Terakhr pengakuan ia ia akan dibunuh dengan menunjukkan foto-foto yang berkualitas tinggi dan diambil dengan jarak dekat ia mengadu pada dunia tentang nyawanya yang terancam.
Hal itu menunjukan lemahnya jiwa ksatria yang dimilikinya. Dari reaksi terhadap ancaman terbukti Megawati lebih jantan dari jenderal bintang empat DR Susilo Bambang Yudhoyono.
September 8, 2009 pada 9:11 pm
Salam Takjim
oh ternyata teori politik yang sebenarnya ya seperti itu, mengelabui demi terkabul cita-cita…
Semoga saja tidak berkelanjutan amin
Salam Takjim Batavusqu
September 8, 2009 pada 9:14 pm
suwun mas
September 10, 2009 pada 9:00 pm
heeem .. . politiknya up date juga yah . . . masuk golongan mana neyh?
September 10, 2009 pada 9:22 pm
Barangkali itu sisi lain dari seorang SBY.
Anggap saja sebagai curhat, dari seorang pemimpin kepada rakyatnya.
Cengeng ?
Ah, kayaknya aku ga terpengaruh.
Kalo sembako naik. harga bbm melambung, hmm baru aku terpengaruh.
Salam.
September 11, 2009 pada 4:29 am
Mungkin di sekeliling presiden ada para pembisik sekaligus juga pembusuk