JK Serba Tiga Kampanye di Medan

IMG_0119

JK Berdialog dengan 1000 Pelaku Usaha Sumut di Balai Raya Hotel Tiara Medan, Rabu 24/6/20.00-22.30 WIB

Propinsi Sumatera Utara mempunyai jumlah penduduk terbesar yang ada di luar pulau Jawa. Berdasarkan hasil Pleno KPU Sumut pada hari sabtu tanggal 30 Mei 2009 jumlah DPT Pilpres Sumut sebesar 9.473.049,- pemilih yang tersebar di 28 kabupaten/kota. Jumlah DPT ini terbesar untuk wilayah Sumatera maupun luar Pulau Jawa. Dari jumlah pemilih itu, pemilih laki-laki sebanyak 4.690.673 dan perempuan 4.782.276 pemilih. Kota Medan juga termasuk kota terbesar di luar Pulau Jawa, setelah DKI dan Kota Surabaya.

Struktur kependudukan Sumut dari perbandingan pemeluk agama Islam dan non Islam berbanding 60 % – 40 %. Dari perbandingan asal suku penduduk, suku Batak (Mandailing, Simalungun, Toba, dan Karo) mencapai 40%, Suku Melayu 20%, Suku Jawa 17%, Suku Minang 15%, dan suku lain-lain 8%. (Sumber data IAIN Sumut).

JK Silaturrahmi dengan Pemuka Agama Islam Sumut di Asrama Haji Kota Medan

JK Silaturrahmi dengan Pemuka Agama Islam Sumut di Asrama Haji Kota Medan

JK-Wiranto adalah kontestan Pilpres dengan nomor urut tiga. Rabu 24/6/09 datang ke Medan tepat pukul 10.00 Wib, kedatngan ini untuk yang pertama dan terakhir pada masa kampanye Pilpres ini, misinya menemui tiga kalangan yaitu kaum umat Islam di Asrama Haji, Kaum Gereja di PGI, dan kaum muda aktivis HMI. Mencermati dari isu kampanye yang diangkat juga ada tiga; JK mengunjungi Ponpes Darul Ilmi dan Alkautsar. Ini misi simbol kampanye JK dengan prioritas di bidang pendidikan, kedua, mengunjungi PGI ini simbol perdamaian dan kerukunan umat antar beragama, dan ketiga melakukan dialog dengan 1000 pelaku usaha di Balai Raya Hotel Tiara pada malam harinya yang dihadiri oleh para saudagar multietnis, ini simbol misi JK proritas dalam perekonomian dengan titik berat mengunggulkan produk dan pengusaha dalam negeri.

JK lagi memperhatikan sepatu AS (Ajo Sukarame) buatan Medan yang disodorkan para pengrajin sepatu

JK lagi memperhatikan sepatu AS (Ajo Sukarame) buatan Medan yang disodorkan para pengrajin sepatu

Di Sumut juga dikenal luas mempunyai budaya sapa ada tiga; Horas, menjuah-juah, dan Yahobu, maknanya sama yang berarti sapaan selamat dan salam sejahtera. Horas adalah kata salam orang Batak yang berasal dari daerah Sumatra Utara. Khususnya “Tapanuli” yang senantiasa diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain kata Horas salam khas yang lain, yaitu Menjuah-juah dari daerah Karo, Yahobu dari daerah Nias.

Di tanah Batak juga dikenal persfektif pola budaya pada falsafah “Dalian Natolu” yang mencakup pada tiga hal, yaitu : Kehidupan sosial, beragama dan topangan ekonomi yang kuat adalah suatu syarat sinkronisasi, dan keseimbangan ketiganya akan saling mendukung tercapainya kwalitas kehidupan yang madani, paripurna seutuhnya atau menjadi kehidupan yang kamil. Kita mesti mempunyai kekuatan agama, kekuatan bersosial dan kekuatan ekonomi. Agama ibarat “ruh”nya, sosial dan ekonomi ibarat “tangan kanan” dan “tangan kiri”.

IMG_0023.jpga

Pada saat kampanye JK ini terdapat serombongan kelompok relawan pendukung JK-Wiranto, nampaknya mereka adalah relawan murni yang tidak punya hubungan dengan Tim Sukses Nasional JK, karena seragam yang mereka gunakan cukup kontras dengan Tim Sukses Nasional JK yang berseragam warna merah putih, warna seragam mereka sangat mencolok dan menarik perhatian massa, berwarna hitam-hitam. Mereka menyebut diri relawan dengan 3 kata; Vini Vidi vici yang mereka maknai; kami datang, kami bertarung, dan kami menang. kelompok relawan mengikuti terus rute kampanye JK sejak penjemputan di Bandara polonia, sampai acara dialog yang dilakukan pada malam hari.

Relawan Vini Vidi Vici JK-Wiranto Sumut

Relawan Vini Vidi Vici JK-Wiranto Sumut

Saat ditanya, kenapa memakai nama itu yang bagi warga Sumut terasa asing, lalu dijawab istilah ini untuk menarik pendukung kaum muda khususnya para pendatang di Sumut, di mana anggotanya ada yang berasal dari Jawa, Minang, Bugis, Keling, Tionghoa, Ambon, Aceh, Sunda dan menyatu dengan penduduk asli suku Batak.

Relawan Vini Vidi Vici Bersama JK

Relawan Vini Vidi Vici Bersama JK

Selain itu pula, tim ini menjelaskan bahwa pilihan nama ini juga menandakan bahwa JK adalah pendatang atau fenomena baru dalam Pilpres, sebagai kontestan pertama Capres yang berasal dari luar Jawa.

JK meninggal Kota Medan pada malam itu juga, dari Balai Raya Hotel Tiara menuntaskan masa kampanyenya di Sumut dalam acara silaturrahmi dan dialog dengan 1000 pelaku usaha multietnis di Propinsi Sumut.

Salam Kompasiana.

4 Tanggapan to “JK Serba Tiga Kampanye di Medan”

  1. Adi;Ballak community. Says:

    Sukses selalu kepada Bapak Jusuf Kalla, doa kami akan selalu mengiringi setiap langkah bapak. Lebih cepat lebih baik.

  2. Andy Darsal El-Boegiesy Says:

    Manttaaaappp . . . !!!!

    BRAVO JK-WIRANTO !!!

  3. Lebih cepat lebih baik dan lanjutkan

  4. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: